Selamat Datang di www.nasaonlinestore.com

Hidup Sehat Alami Bersama Nasa

Hidup Sehat Alami Bersama Nasa

KANKER SERVIKS


KANKER SERVIKS




Kanker serviks adalah penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim. Yaitu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim. Letaknya antara rahim (uterus) dengan liang senggama wanita (vagina). Disebabkan infeksi virus


 HPV
 Infeksi virus HPV (human papillomavirus) atau virus papiloma manusia menimbulkan kutil pada pria maupun wanita, termasuk kutil pada kelamin, yang disebut kondiloma akuminatum. Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, di mana sebagian besar di antaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya  Kanker serviks atau kanker leher rahim bisa terjadi jika terjadi infeksi yang tidak sembuh-sembuh untuk waktu lama.





BEBERAPA FAKTOR PENYEBAB KANKER SERVIKS


1.FAKTOR ALAMIAH
                Faktor alamiah adalah faktor-faktor yang secara alami terjadi pada seseorang dan memang kita tidak berdaya untuk mencegahnya. Yang termasuk dalam faktor alamiah pencetus kanker serviks adalah usia diatas 40 tahun. Semakin tua seorang wanita maka makin tinggi risikonya terkena kanker serviks. Tentu kita tidak bisa mencegah terjadinya proses penuaan. Akan tetapi kita bisa melakukan upaya-upaya lainnya untuk mencegah meningkatnya risiko kanker serviks.
2.FAKTOR KEBERSIHAN
       Keputihan yang dibiarkan terus menerus tanpa diobati.

       Penyakit Menular Seksual (PMS). PMS merupakan penyakit-penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. PMS yang cukup sering dijumpai antara lain sifilis, gonore, herpes simpleks, HIV-AIDS, kutil kelamin, dan virus HPV.

       Pemakaian pembalut yang mengandung bahan dioksin.
Dioksin merupakan bahan pemutih yang digunakan untuk memutihkan pembalut hasil daur ulang dari barang bekas, misalnya krayon, kardus, dan lain-lain.

       Membasuh kemaluan dengan air yang tidak bersih, misalnya di toilet-toilet umum yang tidak terawat. Air yang tidak bersih banyak dihuni oleh kuman-kuman.

3.FAKTOR PILIHAN
Faktor ketiga adalah faktor pilihan, mencakup hal-hal yang bisa
Anda  tentukan sendiri, diantaranya :
  • Berhubungan seksual pertama kali di usia terlalu muda.

  • Berganti-ganti partner seks. Lebih dari satu partner seks akan
                meningkatkan risiko penularan penyakit kelamin, termasuk virus HPV.

  • Memiliki banyak anak (lebih dari 5 orang). Saat dilahirkan, janin akan
                melewati serviks dan menimbulkan trauma pada serviks. Bila Anda
                memutuskan untuk memiliki banyak anak, makin sering pula terjadi
                trauma pada serviks.

  •  Tidak melakukan Pap Smear secara rutin. Pap Smear merupakan
                pemeriksaan sederhana yang dapat mengenali kelainan pada serviks.
                 
Kanker leher rahim pada stadium awal biasanya tidak menunjukkan gejala yang khas, bahkan bisa tanpa gejala.
Gejala kanker serviks tingkat lanjut :
  • munculnya rasa sakit dan perdarahan saat berhubungan intim (contact bleeding).
  • keputihan yang berlebihan dan tidak normal.
  • perdarahan di luar siklus menstruasi.
  • penurunan berat badan drastis.
  • Apabila kanker sudah menyebar ke panggul, maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung
  • juga hambatan dalam berkemih, serta pembesaran ginjal.

PAP SMEAR
Metode tes Pap smear yang umum yaitu dokter menggunakan pengerik atau sikat untuk mengambil sedikit sampel sel-sel serviks atau leher rahim. Kemudian sel-sel tersebut akan dianalisa di laboratorium. Tes itu dapat menyingkapkan apakah ada infeksi, radang, atau sel-sel abnormal. Menurut laporan sedunia, dengan secara teratur melakukan tes Pap smear telah mengurangi jumlah kematian akibat kanker serviks.
Penularan Kanker Serviks
Penularan virus HPV bisa terjadi melalui hubungan seksual, terutama yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan. Penularan virus ini dapat terjadi baik dengan cara transmisi melalui organ genital ke organ genital, oral ke genital, maupun secara manual ke genital.


Pengobatan
       Beberapa pengobatan bertujuan mematikan sel-sel yang mengandung virus HPV. Cara lainnya adalah dengan menyingkirkan bagian yang rusak atau terinfeksi dengan pembedahan listrik, pembedahan laser, atau cryosurgery (membuang jaringan abnormal dengan pembekuan).
       Jika kanker serviks sudah sampai ke stadium lanjut, maka akan dilakukan terapi kemoterapi.
       Pada beberapa kasus yang parah mungkin juga dilakukan histerektomi yaitu operasi pengangkatan rahim atau kandungan secara total. Tujuannya untuk membuang sel-sel kanker serviks yang sudah berkembang pada tubuh.

Pencegahan
·         Memelihara Kesehatan tubuh
·         Miliki pola makan sehat, yang kaya dengan sayuran, buah dan  sereal untuk merangsang sistem kekebalan tubuh.

·         Jangan merokok atau terkena polusi rokok

·         Hindari berhubungan seks selama masa haid terbukti efektif untuk mencegah dan menghambat terbentuknya dan berkembangnya kanker serviks.

·         Hindari seks sebelum menikah atau di usia sangat muda atau belasan tahun.

·         Hindari berhubungan seks dengan banyak partner.

·         Rutin menjalani tes Pap smear setiap dua tahun sekali bagi yang sudah aktif secara seksual
Alternatif tes Pap smear yaitu tes IVA dengan biaya yang lebih murah dari Pap smear. Tujuannya untuk deteksi dini terhadap infeksi HPV.

·         Pemberian vaksinasi HPV bagi yang belum pernah melakukan kontak secara seksual
Melakukan pembersihan organ intim atau dikenal dengan istilah vagina toilet. Tujuannya untuk membersihkan organ intim wanita dari kotoran dan penyakit.

PENCEGAHAN ADALAH PILIHAN YANG TEPAT!!!
KARENA JIKA ANDA TIDAK MENCEGAHNYA ANDA AKAN MERASA RUGI, SUDAH MERASAKAN SAKIT DAN MENGELUARKAN BIAYA YANG TIDAK SEDIKIT.
Gunakan  CRYSTAL-X  dari kami, dengan biaya yang murah, cukup dengan  Rp 200.000
Anda sudah bisa merawat organ intim anda selama  4-6 bulan.
Sehat dengan herbal. Tanpa perlu melakukan perawatan dengan medis.Anda bisa merawatnya dirumah.

Semoga artikel ini bermanfaat
Sehat Dengan Herbal Alami






0 Response to "KANKER SERVIKS"

Post a Comment