KANKER SERVIKS
Kanker serviks adalah
penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim. Yaitu daerah pada organ
reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim. Letaknya antara
rahim (uterus) dengan liang senggama wanita (vagina). Disebabkan infeksi virus
HPV
Infeksi virus HPV
(human papillomavirus) atau virus papiloma manusia menimbulkan kutil pada pria
maupun wanita, termasuk kutil pada kelamin, yang disebut kondiloma akuminatum.
Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, di mana sebagian besar di antaranya
tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya Kanker serviks atau kanker leher rahim bisa
terjadi jika terjadi infeksi yang tidak sembuh-sembuh untuk waktu lama.
BEBERAPA FAKTOR PENYEBAB KANKER
SERVIKS
1.FAKTOR ALAMIAH
Faktor
alamiah adalah faktor-faktor yang secara alami terjadi pada seseorang dan
memang kita tidak berdaya untuk mencegahnya. Yang termasuk dalam faktor alamiah
pencetus kanker serviks adalah usia diatas 40 tahun. Semakin tua seorang wanita
maka makin tinggi risikonya terkena kanker serviks. Tentu kita tidak bisa
mencegah terjadinya proses penuaan. Akan tetapi kita bisa melakukan upaya-upaya
lainnya untuk mencegah meningkatnya risiko kanker serviks.
2.FAKTOR KEBERSIHAN
• Keputihan
yang dibiarkan terus menerus tanpa diobati.
• Penyakit
Menular Seksual (PMS). PMS merupakan penyakit-penyakit yang ditularkan melalui
hubungan seksual. PMS yang cukup sering dijumpai antara lain sifilis, gonore,
herpes simpleks, HIV-AIDS, kutil kelamin, dan virus HPV.
• Pemakaian
pembalut yang mengandung bahan dioksin.
Dioksin merupakan bahan pemutih yang
digunakan untuk memutihkan pembalut hasil daur ulang dari barang bekas,
misalnya krayon, kardus, dan lain-lain.
• Membasuh
kemaluan dengan air yang tidak bersih, misalnya di toilet-toilet umum yang
tidak terawat. Air yang tidak bersih banyak dihuni oleh kuman-kuman.
3.FAKTOR PILIHAN
Faktor
ketiga adalah faktor pilihan, mencakup hal-hal yang bisa
Anda tentukan sendiri, diantaranya
:
- Berhubungan seksual pertama kali di usia terlalu muda.
- Berganti-ganti partner seks. Lebih dari satu partner seks akan
meningkatkan risiko penularan
penyakit kelamin, termasuk virus HPV.
- Memiliki banyak anak (lebih dari 5 orang). Saat dilahirkan, janin akan
melewati serviks dan menimbulkan
trauma pada serviks. Bila Anda
memutuskan untuk memiliki banyak
anak, makin sering pula terjadi
trauma pada serviks.
- Tidak melakukan Pap Smear secara rutin. Pap Smear merupakan
pemeriksaan sederhana yang dapat
mengenali kelainan pada serviks.
Kanker leher rahim pada
stadium awal biasanya tidak menunjukkan gejala yang
khas, bahkan bisa tanpa gejala.
Gejala kanker serviks tingkat lanjut
:
- munculnya rasa sakit dan perdarahan saat berhubungan intim (contact bleeding).
- keputihan yang berlebihan dan tidak normal.
- perdarahan di luar siklus menstruasi.
- penurunan berat badan drastis.
- Apabila kanker sudah menyebar ke panggul, maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung
- juga hambatan dalam berkemih, serta pembesaran ginjal.
PAP SMEAR
Metode tes Pap smear yang umum yaitu dokter menggunakan
pengerik atau sikat untuk mengambil sedikit sampel sel-sel serviks atau leher
rahim. Kemudian sel-sel tersebut akan dianalisa di laboratorium. Tes itu dapat
menyingkapkan apakah ada infeksi, radang, atau sel-sel abnormal. Menurut
laporan sedunia, dengan secara teratur melakukan tes Pap smear telah mengurangi
jumlah kematian akibat kanker serviks.
Penularan Kanker Serviks
Penularan virus HPV bisa terjadi melalui hubungan seksual,
terutama yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan. Penularan virus ini
dapat terjadi baik dengan cara transmisi melalui organ genital ke organ
genital, oral ke genital, maupun secara manual ke genital.
Pengobatan
• Beberapa
pengobatan bertujuan mematikan sel-sel yang mengandung virus HPV. Cara lainnya
adalah dengan menyingkirkan bagian yang rusak atau terinfeksi dengan pembedahan
listrik, pembedahan laser, atau cryosurgery (membuang jaringan abnormal dengan
pembekuan).
• Jika
kanker serviks sudah sampai ke stadium lanjut, maka akan dilakukan terapi
kemoterapi.
• Pada
beberapa kasus yang parah mungkin juga dilakukan histerektomi yaitu operasi
pengangkatan rahim atau kandungan secara total. Tujuannya untuk membuang
sel-sel kanker serviks yang sudah berkembang pada tubuh.
Pencegahan
·
Memelihara Kesehatan tubuh
·
Miliki pola makan sehat, yang kaya dengan
sayuran, buah dan sereal untuk
merangsang sistem kekebalan tubuh.
·
Jangan merokok atau terkena polusi rokok
·
Hindari berhubungan seks selama masa haid
terbukti efektif untuk mencegah dan menghambat terbentuknya dan berkembangnya
kanker serviks.
·
Hindari seks sebelum menikah atau di usia sangat
muda atau belasan tahun.
·
Hindari berhubungan seks dengan banyak partner.
·
Rutin menjalani tes Pap smear setiap dua tahun
sekali bagi yang sudah aktif secara seksual
Alternatif tes Pap smear yaitu tes
IVA dengan biaya yang lebih murah dari Pap smear. Tujuannya untuk deteksi dini
terhadap infeksi HPV.
·
Pemberian vaksinasi HPV bagi yang belum pernah
melakukan kontak secara seksual
Melakukan pembersihan organ intim
atau dikenal dengan istilah vagina toilet. Tujuannya untuk membersihkan organ
intim wanita dari kotoran dan penyakit.
PENCEGAHAN ADALAH PILIHAN YANG TEPAT!!!
KARENA JIKA ANDA TIDAK MENCEGAHNYA ANDA
AKAN MERASA RUGI, SUDAH MERASAKAN SAKIT DAN MENGELUARKAN BIAYA YANG TIDAK
SEDIKIT.
Gunakan CRYSTAL-X dari kami, dengan biaya yang murah, cukup
dengan Rp 200.000
Anda sudah bisa merawat organ intim
anda selama 4-6 bulan.
Sehat dengan herbal. Tanpa perlu
melakukan perawatan dengan medis.Anda bisa merawatnya dirumah.
Semoga artikel ini bermanfaat
Sehat Dengan Herbal Alami

0 Response to "KANKER SERVIKS"
Post a Comment